7 Masalah yang Datang Menjelang Dua Tahun Masa Pacaran, Pahami dan Hindari

7 Masalah yang Datang Menjelang Dua Tahun Masa Pacaran, Pahami dan Hindari

Menjalani hubungan pacaran memang tak ada formula khususnya. Kalian melulu perlu saling mengawal komunikasi dan perasaan, manusiawi sekali kan? Dan kayaknya masing-masing orang memang mesti berkomunikasi dengan baik tanpa mengundang kemarahan di antara pihak. Salah satu masalah yang tidak jarang datang dalam hidup ialah soal kesiapan menghadapi risiko. Kadang di luar hubungan percintaan misalnya, orang-orang dapat saja terbenam dalam masalah yang menyedihkan melulu karena nggak dapat membaca risiko yang bakal datang.

Menurut Judibolawin Sama dengan hubungan kalian yang menginjak tahun ke dua masa pacaran. Setahun sudah lewat, anda dan pasangan pun berhasil menciptakan sekian banyak hal estetis yang dilewati bersama-sama. Tetapi, seluruh berubah saat memasuki tahun ke dua. Ada kalanya masalah yang datang lebih tidak sedikit dan sulit. Kamu dan dia hanya dapat bertahan mengawal hubungan ini tetap jalan sementara kenikmatannya nggak dapat dirasakan. Krisis ini dapat dilawan misalkan kamu paham risikonya dari awal.

7 Masalah yang Datang Menjelang Dua Tahun Masa Pacaran, Pahami dan Hindari
7 Masalah yang Datang Menjelang Dua Tahun Masa Pacaran, Pahami dan Hindari

1. Menjelang dua tahun rasa bosan semakin menjadi-jadi, sebenarnya tersebut bukan hal butuh dihindari

Kejenuhan ialah hal biasa dialami manusia sebab memang adanya rutinitas. Sementara kejenuhan jadi di antara masalah serius dalam hubungan berpacaran. Entah dari komunikasi laksana chat isinya lebih tidak sedikit tanya sudah santap atau belum. Bisa pun dari pekerjaan rutin kalian yang bila kencan sangat cuma jalan-jalan dan nongkrong di kedai kopi langganan. Awal pacaran sampai fase setahun semua tersebut memang masih biasa. Tapi menginjak dua tahun masa pacaran usahakan kalian mesti siap dengan risiko jenuh, dan berjuang mencari penyelesaian terbaiknya.

2. Penting guna saling memahami harapan dan impian, sebab bagaimanapun kalian punya cita-cita pribadi

Umur meningkat seiring bertambahnya usia hubungan kalian. Masing-masing dari kalian mulai direpotkan oleh asa dan cita-cita. Kamu harusnya paham urusan ini dan tidak boleh mempermasalahkan keputusan masing-masing, atau di antara memang mesti mengalah. Bayangkan bila sama-sama keras dan lupa guna memberi dukungan. Pacaran laksana ini malah tak sehat bila terus dijalani.

3. Kalau memang serius, kenalkan ke keluarga. Karena seringkali di masa ini masalah datang dari ketakutan bila hubungan hanya main-main saja

Biasanya anda akan merasa khawatir, umur dua tahun pacaran membuatmu merasa bila hubungan ini mesti benar-benar diiseriusi. Daripada anda takut bakal ketidakjelasan hubungan ini di masa depan, maka telah sewajarnya meminta restu ke orangtua. Bukan restu nikah, yang urgen orangtua kalian telah paham bila kamu dan dia sedang proses penjajakan alias pacaran dan perlu dukungan moral.

4. Suasana yang lain dengan kesatu pacaran aslinya wajar, melulu saja pikiranmu kadang beranggapan macam-macam dan berlebihan

Kadang sikapnya berubah banget dikomparasikan di masa mula pacaran jadi masalah buatmu. Jangan perpanjang masalah ini, hentikan curigamu dan beranggapan positif. Pasangan yang telah nyaman dan percaya tentu nggak gampang cemburu lagipula posesif. Jadi hubungan kalian tambah nyaman di umur dua tahun ini dengan rasa saling percaya.

5. Kalau telah datang kejemuan seperti ini usahakan saling mengingatkan bila rasa jenuh pasti selesai dan nggak butuh putus

Kebosanan tentu berlalu. Sebab jenuh ibarat cuaca yang tentu sesekali datang, tapi bakal reda pada watunya. Sementara kalian perlu kedewasaan guna menghadapi badai kejemuan itu. Intinya tidak boleh sampai kejemuan memicu masalah yang lebih serius dan membahayakan hubungan kalian. Pikirkan baik-baik, tidak boleh gegabah memungut keputusan ya.

6. Mulai beranggapan realistis, kadang masalah-masalah datang sebab salah satu nggak dapat bersikap dewasa di dalam hubungan

Mungkin di masa mula pacaran tidak sedikit banget harapan-harapan yang super imajinatif. Mulai sekarang usahakanlah untuk beranggapan yang realistis. Jangan timpang, kedewasaan dalam hubungan mesti dipupuk bersama. Kemandirian mesti diajarkan, tidak boleh berat sebelah mulailah kurangi manja-manjaan biar sama-sama dapat bersikap dewasa.

7. Kalau satu tahun belakangan hanya mikir senang-senang, di tahun kedua pacaran kalian bakal meributkan soal pendapatan dan masa depan

Senang-senang nggak terdapat salahnya, menghibur diri pun sah-sah saja. Tapi terdapat yang butuh diperhatikan, ini masalah yang agak pelik dalam hubungan terutama di masa depan. Kamu dan pasangan tidak boleh melupakan untuk menggali penghasilan, semakin kamu berjuang mencari pemasukan finansial maka semakin jelas pun masa depan hubunganmu. Walau bagaimanapun di masa depan tidak sedikit hal yang perlu ditamatkan dengan uang, toh belajar mengelola finansial juga dapat kamu kerjakan walau masih sekedar pacaran.

Dalam suatu hubungan tentu ada naik turun dan berubah-ubah. Kadang semuanya fasih dan enak dijalani, namun semakin bertambahnya umur kadang satu sama lain merasakan masalah dan membawanya dalam hubungan. Kamu dan pasangan butuh paham soal risiko ini dari awal, tidak boleh sampai menginjak umur hubungan yang semakin tua kalian lalai dan melupakan risiko. Kalau anda lupa dapat berbahaya, dapat saja anda kaget dan nggak siap guna melanjutkan hubungan. Ada baiknya menanyakan urusan ini ke teman-temanmu yang telah paham bakal segala urusan dalam hubungan yang telah berumur. Semangat dan tetap optimis ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *